Ooolala, cita-citaku dulu

Doeeeeeng duuuung duuung duuuung. Kaget juga kok bisa ya dulu pas kelas lima SD aku bercita-cita jadi Mendiknas, MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL. Semua berawal dari UASBN dengan mapel yang diujikan Matematika, IPA sama Bahasa Indonesia tercinta,sementara aku gak begitu suka sama pelajaran Matematika. Terus nanti ada les setiap hari,entah yang disekolah entah masih les diluar juga. Dan aku gak suka kalau tiap hari les matematika,ipa. Kalau bahasa sih mending. Tapi bosen juga ngerjain soal-soal terus,senengnya kalau bahasa itu ya,semacam nulis-nulis gini lah. Nah kalau aku jadi Mendiknas aku pengen ujian itu bisa milih mapelnya. Tergantung kita minatnya di bagian apa. Kalau kita suka bahasa ya ujian yang diutamain bahasa, nanti matematikanya gak begitu bagus gapapa lah.

Juga aku pengen kalau tiap sekolah ada psikolognya. Gimana ya,karena anak kurang pintar di sekolah kan penyebabnya macam-macam. Bisa jadi karena cara belajarnya salah atau belum menemukan bakat sebenarnya di bidang apa. Jadi tiap anak nanti bisa kosultasi ke psikolog.

Habis itu,satu guru buat sekitar 15 anak saja. Biar lebih perhatian.



Ya begitulah cita-citaku dulu. Sampai sekarang sih masih pengen jadi psikolog aja. Tapi kalau keinginan-keinginan kayak diatas tadi,masih pengen lah. Cuma udah gak pengen jadi Mendiknas :D

0 komentar:

Posting Komentar