Aku, Kesukaan dan Ketidaksukaan

Inilah aku dengan segala hobi, kesukaan dan ketidaksukaanku ^_^

I'm like : membaca majalah, novel,puisi, buku kejiwaan (hah?),sama sejarah. Menulis sebuah short story (kalau long story,gak sabaran), puisi dan apapun yang ada di kepala. Memotret BUKAN dipotret lho,yaa, jangan samakan dengan orang narsis. Mengunjungi tempat bersejarah, karena aku suka tempat yang auranya megah dan ngeri. Pergi ke pantai dan wisata alam,mengagumi ciptaan Tuhan. Pelajaran Bahasa Indonesia sama Sejarah dan TIK. Download theme ponsel. Nyobain software-software. Baca artikel di internet.

Dislike : menghitung yang abstrak nan rumit. Dipaksa masuk jurusan IPA. Disuruh masuk FK. Suasana hingar bingar.

apa lagi yaaa? ngantuk ah,,tidur dulu aja.

kisah melelahkan...

PKn ku sayang, PKn ku malang
Presentasimu masih berserakan
Tapi sayang,aku sudah lunglai mengerjakan

Terlalu letih,aku tuk menatap undang-undang
Hak Interpelasi,kemanakah kau sembunyi?
Hak Imunitas, siapakah engkau sebenarnya?

Fungsi Pengawasan,ayolah kita berkenalan!
Fungsi Anggaran,mari kita berkenalan!
Fungsi legislasi,oh aku mengerti tentang dirimu kini!

Jalanan demokrasi semakin padat
Aku terjebak kemacetan hafalan lembaga perwakilan rakyat
Tersungkur di atas bebatuan hakikat demokrasi yang terjal
Tiba-tiba aku berada di ruangan zaman sejarah
Melewati masa demokrasi liberal, ah aku pusing!
Kendaraan lalu membawaku ke zaman demokrasi terpimpin,
aku capek di zaman ini! teriakku
Sopir mengantarku ke masa demokrasi pancasila,
oh disini aku pingsan kecapekan.

Aku ketiduran, mataku sayu
Kelelahan berwisata ke dunia demokrasi yang panjang berliku.

*hahahahahaha, hiburan belaka*

Apa lagi?

Kapan saya menenangkan pikiran?

Hari ini aku di kamar, sepi sendiri. Bermain dengan narrative text yang kunjung usai. Aku mulai menyelami bunga rampai puisi. Bercerita dengan Saini.K.M, berbicara dengan Sapardi Djoko Damono, menyelami lautan imajinasi Joko Pinurbo. Oooo,kerjapan mataku bertambah sayu mengingat tugas agamaku telah sabar menantiku.

Hai,ekonomi! Maafkan daku,telah melupakanmu. Apakah senin kau tetap menantikan tulisan tanganku?

Tahukah kau? Senin depan aku akan melukiskan goresan darah, di atas kertas bernama ulangan sejarah.

Apa lagi? Oh,iya aku harus menyusuri lorong demokrasi yang tak pernah berhenti...

The Dark Blue (part 2)

Enam tahun yang lalu…


Rhe,hari ini kamu gak usah masuk sekolah dulu. Udah Bapak buatin surat izin kok. Nenek meninggal dunia. “oh…”. Kok bisa ya,perasaaanku benar. Tiga hari lalu di benakku tiba-tiba terlintas pikiran kalau Nenek akan meninggal. Hmmm... tauk,ah. Gak usah mikir itu,langsung kesana saja.
Keranda yang membawa Nenek sudah berjalan menuju pemakaman,ketika mentari sudah condong ke barat. Aku sakit! Ups! Pikiran itu merasuk tanpa permisi. Kalau aku sakit beneran gimana? Dan akupun merasa seperti memiliki kemampuan aneh,saat tiga hari kemudian aku betul-betul sakit. Aku merasa apa yang terlintas di pikiranku selalu benar-benar terjadi.

Dua tahun kemudian...



Aku berkunjung ke rumah tanteku. Saat kami mengobrol di teras,lelaki berpakaian seperti dukun menghampiri kami dengan entah apa yang ada di tangannya. Anehnya,tanteku tertarik dengan benda yang dibawanya itu. Mamaku juga. Aneh. Padahal aura lelaki itu menakutkan. Aku merasa kalau dia akan menyerang kami tanpa ampun. Melihat reaksi tante dan mamaku yang menyambut baik lelaki itu,aku berteriak sekencang-kencangnya. “Dasar ibu-ibu aneh”, pikirku mendengar ibuku mengomel sepanjang jalan menuduhku tidak sopan! Dan entah kenapa firasatku berkata kalau lelaki itu akan menyerang tanteku dengan cara santet lewat jalan sebuah kecelakaan fatal!


Huahhhemmm,.. aku menguap malas-malasan ketika jam sudah menunjukkan pukul setengah enam pagi. Sesaat aku linglung, mimpi apa aku tadi barusan? Kok aneh ya,tapi ah itu gak mungkin tejadi, itu yang selalu ayah bilang ketika aku bercerita tentang mimpi-mimpiku. “Mimpi kan cuma bunga tidur,apa artinya sih nak? Bahkan ayah ibuku pun menganggap aku sang pengkhayal ulung. Menganggap mimpi-mimpi hanyalah imajinasiku yang terlalu melayang. Aku berusaha mempercayai kata-katanya, toh aku hanya gadis kecil yang tak pernah didengar ketika bersuara.


Sampai pada suatu saat yang begitu mengejutkan. Ayah pulang membawa kabar kalau tante kecelakaan dan dirawat di sebuah rumah sakit. Aku yang sudah mulai melupakan mimpiku terpaksa mengingat kembali mimpi aneh nan mengerikan itu. Tahulah aku kini, bahwa yang diomongkan ayah ibu itu omong kosong! Menganggap mimpi itu sebuah dunia fantasi karanganku sendiri itu omong kosong! Blah,kenapa orang dewasa bersikap meremehkan anak-anak? Aku benci itu!


“Yah,sekarang percaya gak tentang mimpiku itu?” “Mimpi yang mana?” “Yang tante kecelakaan itu,yah!” “Kamu gak pernah mimpi itu, dasar bocah pengkhayal!” Ah,orang dewasa selalu saja seperti itu. Menganggapku tak pernah ada. Apa sih yang ada dalam pikiran orang dewasa itu? Huh!


Aku ini gadis kecil,tetapi suka menguping obrolan orang dewasa. Dari obrolan sesaat,ku mendengar kalau kalau tanteku sebenarnya disantet. Selanjutnya aku tak mendengarkan lagi obrolan mereka. Aku berpikir, betapa orang dewasa meremehkan gadis kecil sepertiku…

Seulas Terimakasih

Terimakasih,
Kau telah memberiku hidup
Memberiku waktu tuk melihat dunia lagi

Terimakasih,
Di tahun ke-14 aku hidup
Aku masih merasakan getaran cintaMU

Senandung di Hari Senja

Senja,..
Aku merindukanmu hadir kembali..
Temani jiwaku yang sepi sendiri..

Senja,..
Berhentilah sejenak kau ditatapanku..
Aku akan menyanyi untukmu..

Kemarilah senja..
Lihatlah disini senja..
Burung-burung kecil telah menantimu..
Daun-daun menari menyambutmu..

Akupun tersenyum mengharapkanmu..
Riang bersamaku saat kau menemaniku ceritaku..

Senja sayang,
Kau terlalu cepat pergi dariku

Senja,
Jawablah senja,
Apakah esok kau datang menemani?

Haruslah Negeri Kita Menjadi Negeri Yang Besar!

Membaca tulisan kawan di facebook tentang kegundahannya melihat anak-anak Indonesia yang hidup dalam 'jajahan' barat, menggugah saya untuk menulis catatan ini.

Coba kalian renungi, Negeri kita dari sabang sampai merauke mempunyai kebudayaan yang sangat tinggi. Satu pulau besar seperti Sumatra, Jawa , Kalimantan , Papua dll berapa ribu sukukah yang hidup didalamnya? Dengan ribuan suku, yang setiap suku kebudayaan tinggi, susah diciptakan menurut orang masa kini! Mengapa dengan kekuatan sebesar itu kita masih saja menengok ke barat?

Negeri kita terletak diuntaian zamrud khatulistiwa. Negeri yang gemah ripah loh jinawi. Di Pulau Jawa dengan tanah yang subur, tentulah hasil pertanian bagus jika diolah dengan baik! Padi kita tidak akan kalah dengan hasil padi dari Filipina! Sumatra, Kalimantan 'jika kita nafsu menebang pohon sembarangan' adalah penghasil kayu yang potensial. Tentunya dengan sistem tebang pilih, dengan begitu Negeri kita bisa menjadi penyelamat pemanasan global yang semakin mengganas! Tahulah kita, bahwa negeri kita menjadi negeri yang diharapkan menjadi paru-paru dunia melihat luas hutan yang sebenarnya 'potensial'.

Mengapa minyak mahal? Padahal negeri kita, negeri penghasil minyak?
Karena kita belum bisa mengolah sendiri. Minyak mentah dijual ke luar, setelah diolah dibeli dengan harga yang mahal.
Andaikan kita memiliki tenaga yang profesional, tentulah negeri kita ini makmur..

Tentulah kita harus melek terhadap potensi dahsyat negeri kita ini! Mulai dari kebudayaan, bahasa, SDA hampir semuanya tersedia lengkap.

Sangat berharap, sepuluh tahun kedepan, lima belas tahun kedepan ketika tiba saatnya kita memimpin Indonesia. Kita bisa memimpin dengan bijak.

Dan Indonesia akan benar-benar menjadi negeri yang besar. Negeri yang gemah ripah loh jinawi, negeri yang berkebudayaan tinggi. Bisa mendulang kebesaran dan kehormatan di segala penjuru. Mengulang kebesaran Majapahit...!!

Ingat, bahwa kita di masa lalu pernah disegani banyak negara. Mengapa sekarang tidak?

Harus bisa,harus! HARUSLAH NEGERI KITA MENJADI NEGERI YANG BESAR!

Membawa novel ke sekolah?

Ehm, menurut SAYA larangan membawa novel/komik ke sekolah itu hak sangat tidak wajar. Kenapa? Itu kan bacaan. Dan bacaan tidak harus buku-buku sains atau matematika. Novel pun juga bisa memberi kita pelajaran tentang kehidupan. Lagi, kiat bisa memetik budi pekerti dari novel dan membacanya bisa sambil santai. Daripada diisi dengan kegiatan yang tidak berguna?

Dan juga itu kan untuk REFRESHING...!!!!!!

Ya masa, pas istirahat sekolah kita juga belaaajaaaarrr terusss gitu,hah???

Ga blenger yeee????

The Dark Blue (part 1)

Pejamkan matamu disaat jarum jam mulai bergerak menunjukan pukul 12 malam. Saat itu kamu akan berjumpa dengan dunia mimpi,dimana mimpi-mimpi itu akan menghantuimu setiap saat!

Jum’at 10 Oktober 2009
Pukul 24.00
Ma’am! Ma’am! Good Morning! Hening. Pucat. Hatiku bergetar,takut. Kutatap wanita paruh baya itu. Datar. Tak tampak sedikitpun guratan senyum di wajah perempuan yang biasanya bersinar itu. Ia yang biasanya tertawa dan sangat ekspresif itu,kini hanya terduduk lesu dan kaku. Wajahnya pucat pasi. Matanya putih. Dengan kerudung putih yang berantakan dan baju biru gelap. Aku takut,ada apa gerangan? Kelas ini sangat gelap seperti malam. Hanya aku dan ma’am yang berada disini. Jum’at kelabu sepertinya.....
Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa! Tidak! Hah.. aku terbangun dengan nafas yang masih tersengal-sengal. Jantungku berdetak cepat. Aku sadar! Ya,sadar! Ma;am sedang sakit sekarang,dan aku tak tahu apakah Ma’am sudah lebih baik atau tidak. Aku merinding,tubuhku lunglai,air mataku bercucuran. Setelah itu,aku tak tahu apa-apa lagi,aku tertidur sampai pagi.


Jum’at Pagi,10 Oktober 2009
“Rhe! Tadi malam aku mimpi Ma’am, Ma’am tuh wajahnya sudah pucat semua. Matanya putih. Seperti… Aaaah! Mengerikan!” Deg! Seketika itu tanganku dingin. Aku kembali memutar memori apa yang kualami tadi malam. Mirip. “Kok sama Er?” Eridik,temanku itu terkejut setengah mati. “Ma’am pakai baju warna biru yang biasanya dipakai itu?” “Ya,persis.” Jawabku lemah. Teman-teman mulai mengerubungi aku dan Eridik. Pagi itu,pelajaran Bahasa Inggris kosong lagi. Hanya diisi dengan ketakutan yang biru kelabu.


Jum’at sore.
Aku tiduran sambil menatap kosong ke langit-langit kamar. Tiba-tiba saja wajah Ma’am berkelebat dihadapanku. Masih sama seperti di dalam mimpiku. Wajah itu pucat pasi. Tetapi… ini lebih buruk. Matanya tak hanya putih,mata itu sudah tertutup rapat. Slarp! Mataku mengerjap dan bayangan itu menghilang. Oh! Ingatanku melayang kalau enam dan empat tahun lalu aku pernah mengalami……

Pembaca Do'a yang Teraniaya?

Haaai,plong rasanya setela 'sedikit' sukses melaksanakan tugas mulia (haish) sebagai pembaca do'a upacara. Walaupun aku pas pertama masuk lapangan jalannya ga bisa bareng sama yang lainnya. Grogi saya brooo. Nah pas detik-detik baca do'a mah saya sudah pasrah, berusaha aja gimana caranya biar bacanya wangun. Eh eh ya tiba-tiba aja ada yang komentar kalau saya baca do'anya menghayati seperti manusia yang teraniaya. Gapapalah, do'a orang teraniaya kan mustajab. hoehehe... Ya,sebenernya itu ga sengaja juga tercipta suara yang aneh kayak gitu. Secara pas baca do'a aku grogi sama takut, jadilah suara-suara yang gemetar tarrr tarrr...


Ngomong-ngomong sumuk juga e pakai kerudung terus dimasukin ke baju habis itu masih pakai merah-putih yang dipakai di leher.

Sepatu vantofelnya juga agak sedikit bikin deg-degan karena saya pernah punya pengalaman buruk dengan vantofelku sayang.. Sebenernya tuh sepatu enak dipakai, cuma ya gatau kenapa dulu pas jalan-jalan mau ke toilet, solnya copot. Nah,tadi aku takut kalau-kalau pas lagi langkah tegap sepatuku bermasalah lagi...


Secara keseluruhan sih,asyik juga jadi petugas upacara.. Nambah pengalaman :D

Kurang Canggihnya Sang Penyidik

Alkisah di sebuah sekolah pinggiran kota, adalah seorang anak bernama Neury and the gank. Hari-hari Neury dkk dipenuhi pikiran bagaimana cara menyembunyikan handphone yang paling aman. Sekaligus orasi (lebih tepatnya mengompori)ke penjuru sekolah untuk mendemo Sang Paduka.

Kenapa sih kita gak boleh bawa hape? Padahal kita butuh.... Padahal kita penting.... Padahal... Padahal... Padahal....


Bel berdering. Orasi-pun selesai. Guru Bahasa Sansekerta masuk kelas..
,"Alamat nih,gue males latihan pidato tauk! Tuh,bahasa bikin bibirku jontor aja"
gumam Neury.

Eh eh eh, ada apa ini? Kok tiba-tiba razia. Mampus gue!


Hrrrgghhh,tenang tenang. Suruh aja si ketua kelas yang bantuin razia, bohong ama gurunya. Toh,itu bukan guru yang punya indera keenam. Yesss! Cerdik juga kau Neur!
teman-temannya bersorak-sorak bergembira denger usul Neury.

Dagdugdheeerr!!!!!! Gurunya percaya-percaya aja tuh sama bualannya ketua kelas..
Sekelas langsung merasa hebat banget udah berhasil nipu guru.



Mereka lupa...


Mereka terlena....



Bahwa...


Ada guru yang mampu membaca pikiran mereka...



Suatu saat,entah kapan...


Mereka akan dirazia oleh sang guru tersebut...




Bagaimana reaksi mereka??

*tunggu edisi berikutnya...*




*maaf kalau gak mutu,cuma iseng sajo*

hujan

langit berdendang
petir menyambar
menyambut hujan yang datang

aku merenung
siapakah aku?
mengapa aku sendiri
di hujan yang kelam ini?

Type D : Depression PMS.

Kemarin di sekolah pas jam BK ada bimbingan dari FK UGM. Nerangin tentang "itu" tuh... Nah dibukunya tuh ada penjelasan tentang PMS.

Ni ada tipe2nya... Kamu termasuk yang mana?

Type Anxiety
Type ini biasanya kalau lagi PMS jadi suka banget makan. Atau sebaliknya ga nafsu makan sama sekali.

Type Depression
Tipe ini suka ingin menangis secara tiba-tiba, stress, mudah marah, terkadang merasa ingin bunuh diri (W.O.W) Aku banget ini.... tapi aku ga pernah pengen bunuh diri!!

Presentasi dan Mata Capek

Huahhh! Begini nih resikonya masuk SBI,banyak presentasi. Kalau cuma kadang-kadang apa satu minggu sekali sih mata saya masih sehat-sehat sajo. Tapi kalau kayak minggu ini jadinya,setiap hari dikasih tugas presentasi. Lah ya,mata saya senut-senut donk! Lagian kalau mau dikerjain di sekolah juga harus nge-net di perpus. Naasnya lagi biasanya perpis penuh! Kalau tiap hari bawa laptop,angkat berat donk jadinya....


Ngngngngngngngn...


Gapapalah...

SEMANGAT!!!!

Stop Kecanduan Ponsel!

Weladalah, ternyata kebanyakan pakai ponsel berbahaya tenan,rek!
Dikutip dari berbagai sumber,radiasi ponsel sangat berbahaya. Kalau digantungin di deket dada,berpengaruh banyak sama jantung. Ditaruh di saku celana,bisa mandul booo. Kebanyakan telpon telinganya rusak,katanya. Kebanyakan sms,ntar jari-jarinya kena radiasi,njuk lemah. Wusss,yowis rasah go hape :p

Tapi,kayaknya saya udah mulai kecanduan sama yg namanya hape:( Lama-kelamaan,setelah hape saya mulai rusak,udah ga begitu minat sama hape:(

Oke,ini cara saya mengatasi kecanduan ponsel. Bisa dicoba,seenggaknya gak pelu ke tempat rehabilitasi(lo?)

1. Banyak-banyakin baca novel sama majalah. jujur aja,sebenarnya kalau cuma sms sama nelpon,gue lakuin cuma bbrp kali dlm sebulan. Diitung-itung cuma ngabisin pulsa 5000 rupiah. Kok bisa bengkak sampai sebulan 25.000 rupiah? itu disebabkan INTERNET. Nyari-nyari artikel buat bacaan,karena kekurangan bacaan ringan.


2. Pakai kamera digital. Ini buat foto-foto,kalau udah ada kamera yang lebih lengkap dan lebih banyak fiturnya. dengan segera saya akan melupakan HANDPHONE.

3. Dengerin musik via PC. Kebetulan PC saya speakernya altec lansing. Suaranya mantap bo,megah gitu. Nah,hape lagi-lagi saya lupakan,karena setelah terbiasa dengerin musik via PC,speaker hape terasa amat menyakitkan telinga.

Sudah,bagi saya cukup itu aja. Karena saya sebetulnya ndak suka sms sama telpon. Yang bikin kecanduan cuma fitur kamera,musik sama internet.


Good Luck!

Tak Disangka ( "ndeso" again)

Sebenernya ya teman-teman,saya udah dari dulu download buku The Da Vinci Code. Emang sih kata temen-temen gue(haiisss,gue) buku ini keren and seru lebih pasnya menegangkan. Ealah,tapi saya ndak pernah menyangka kalau menegangkannya itu ngeri banget (ndesoooo). Jadinya saya tadi malem baca itu,tapi belum selesai baru nyampe bab berapa,gitu. Karena selain takut udah malem banget malah semakin ngeri ceritanya (yang lain udah pada pulas,bo..),baterai laptopku habis. Mau tak cas,males. Habis dirumahku kalau ngecharge laptop mesti listriknya pakai acara njeglek segala.

Dan suksessss! Pas tidur aku mimpi Robert Langdon dibunuh sama Fache. Bener gak ya?
Oke! Ntar lanjutin baca. Mandinya ntar aja,ah soalnya takut ke kamar mandi. Soalnya lagi,kemarin itu si Langdon dapet pesan buruk,kalai dia dalam bahaya. Terus dia pergi ke kamar mandi.... (Ngelantur kemana-mana)

The trip today : boring or funny?

Sesuai postinganku sebelumnya,karena perbedaan cara pandang,reuni cuma berlima di malioboro sama keraton. Huh!

Setelah mangkel sama yang motor tadi. Aku sama nindya jalan ke selatan nyari bis JokTem alias Jogja Tempel,tujuannya : ke malioboro. Ternyata tuh bis,gak masuk terminal. Dengan hati deg-degan aku sama nindya terpaksa nyebrang.. Untung ada ibu-ibu yang bantuin nyebrang. Thanks ya,bu!

Ke malioboronya kita naik TJ donk.. alhamdullilah dapet tempat duduk. Kita turun di halte malioboro 2. Dari halte kita jalan menuju malioboro mall karena udah janjian sama risa,dea and ana. Celingak-celinguk akhirnya mereka ketemu juga di lantai tiga. Bingung mau ngapain,tau-tau si dea ngajak makan. Yowis,kita turun lagi. Si nindya ngajakin minum aja sama titip helm di mobilnya risa. Bertiga dea,risa,ana nyariin masnya risa mau minta kunci mobilnya. Aku sama nindya duduk kayak pengemis didepan mall.

Setelah beli McFlurry warna-warni and kunci mobil udah dapet,kita ke parkiran mobil mau masukin helmnya nindya. Sebelumnya helmnya cuma ditaruh dibawah mobil. Eeeeee,ternyata helmnya gak ada. Tanya deh kita ama tukang parkir.. "Ooo disana mbak." "Dimana e?" Tau-tau ada tukang becak nanya,"cari helm mbak? Ini mbak." Wkwkwkwkwk :D

Sambil ketawa-ketawa gejhe menuju keraton,si nindya hampir ketabrak becak.
Ternyata jauh yo,jalan dari depan mall sampai ke keraton. Kita sempet ghibahin si N**** piiiip di perjalanan. Kaki saya pegel-pegel :(

Kali ini kita masuk ke keraton lewat pintu utara,nah kita bingung mau ngapain. Ya gimana ya,secara kita terbiasa lewat pintu barat sih. Ya sudahlah,kita foto-foto sajo di keraton. Cuma sempet masuk berapa ruangan tuh tadi,kita keluar wong saya sudah disuruh pulang sama babe saya.

Wah,ana ikut naik TJ. Sayangnya si risa sama dea gamau ikut naik TJ. Coba kalau mau mesti asik,rame. Kita naik 3A sampai KHA.Dahlan,habis itu naik 2B.

Sampai jombor saya dijemput.
Sampai rumah saya MURING-MURING.


Tapi mending daripada motor-motoran sama *piiiiip*

Was I a "ndeso" person? What about you...? Just read it!

(Indonesia mode:on)
emmm.. sesuai undangan kemarin,ada reuni alumni SD angkatan 2007/2008. Di undangan tertulis di RM.Shiva,awalnya aku udah positive thinking,makan-makan ikan gituu. Sama paling gak acaranya ya berkualitas(opo to)

(jawa mode:on)
Jebulna jam wolu aku di sms karo mbuh sapa kon ngumpul sik nang SD,jare le arep do reuni ra mesti nang RM. Shiva.. Wis rada krasa rapenak sakjane. Neng yo uwis lah,menyang wae. Pas aku tekan kono,gek ana nindya thok. Padal wis jam sanga,wolha dasar ra tepat waktu ki. Bar kuwi liyane yo do teka,umume do numpak motor,dasar aku ki wong kutha(po ndeso yo) gumun le,cah SMP do numpak motor barang. Trus le arep do lunga2 yo arep do nggo motor,saya le gumun aku. Maklum nang kutha,kan nek dolan-dolan do ngebis mbuh TJ mbuh bis kota sik penting tekan. Nah,aku ro nindya disike ngejak nang Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat,kan cinta budaya ndak diembat malaysia. Eh lha, sik dijak malah muni,"nang kraton,ngopo?" dengan tampang ngece piye ngono."Yowis malioboro po?" "Nek malioboro,aku ra melu,nang sekolahan wae".

Pancen ra asik ki. Aku,nindya dkk nang malioboro karo kraton wae akhire. Liyane,bangsane Vendanee cs,nang kaliurang numpak motor.

Mung do arep motor-motoran wae e,ndadak ngundang-ngundang. Ketoke nek wis numpak motor ki gahoeeelll abisss. Ra mematuhi tertib kehidupan bermasyarakat,berbangsa dan bernegara (PKn?)

Iyo to.. sakjane kita-kita iki sebagai kaum terpelajar dan berpendidikan,kudune ngerti aturan-aturan lalin.

Nek kanca-kanca sekolahku akeh-akehe yo do ra numpak motor. Nek nang "jogja" malah ketok ndeso,ra terpelajar numpak motor jembabasan.

Nek nang kene malah,ketok gahoooeeellll.


Bagaimana dengan anda?

baaauuuu

entah kenapa aku ini suka aneh,sering mencium bau-bau yang gak dicium sama orang lain. Enak sih kalau bau-bauan yang dicium sedep. Kayak bau bakso,sop dll. Lah,kalau sekarang baunya bau ompol. Pesing banget daahhh. Dari tadi malem tuh bau kayak gitu. Padal aku tanya sama orang serumah,pada bilang gak bau tuh. Kata ibuku aku juga gak bau. Aaaaaa.. tersiksa.

Kok bisa ya?

Kadang-kadang aku juga nyium bau melati..
Kadang bau comberan..
Kadang bau daraaahhh (hoooekk)

dan bau-bau yang lain...

ANEH.

Acer Ferrari One....!!!



Saya pengen punya netbook,meski udah ada ada notebook. Kan netbook lebih enteng,jadi bisa tak bawa ke skul tiap hari. Apalagi sekarang udah banyak bermunculan netbook dengan layar 11,6". Gak beda jauh ukuran layarnya sama notebook. Terus resolusi layarnya juga udah 1280*800 pixel. Puas buat internetan. Ini nih ada yang keren, ACER FERRARI ONE. Keren kan?? merahnya itu loh.. apalagi ada brand ferrari,yang biasanya buat laptop high-end.

Speknya lumayan canggih :
AMD Athlon X2(setara dual core,lah. Biasanya cuma pake atom)
Ada Kartu Grafis ATi RAdeon + port buat kartu grafis eksternal. (mantaaaap. Buat game asyik tuh. Bandingkan ama laptopku yang cuma Intel GMA X3100)
RAM udh dapet 4096 MB
HDD 250 GB/5400 rpm.
WiFi,Bluetooth dll. Standar laptop umumnya.

Cuman ni loppy minus optical drive,jadi kita harus pakai opical drive eksternal.

Yang Seru : Ke Glagah

Gitu donk.. pas tgl 1 Jan,ada sepupu yang dateng juga. Kalau gak mah,bengong doank aku ditempat simbah. Daripada bosen kita bertiga memutuskan untuk keluar rumah hari itu. Setelah melewati tahapan diskusi yang alot(halah),tempat yang dituju adalah... seperti biasanya,GLAGAH. Disana rame banget,secara tahun baru gitu. Eh,lupa gak bawa baju ganti,yaudah kita cuma duduk-duduk di pasir aja,gak jadi nyebur ke laut. Dua jam,perut udah mulai nge-drum. As usual juga,.. jajan bakso sama mie ayam. Ternyata udah setengah enam... wawawawawaw.. ntar nek gak ada angkot piye? Untung masih ada andong yang nongkrong. Lah,terpaksa naik andong. Adanya itu. Sebenarnya rada takut sih,soalnya jalannya ndronjong-ndronjong,penuh mobil sama bus-bus gedhe pula. Si kudanya suka ngawur mau nabrak-nabrak. Kadang-kadang malah mau guling kebawah.. wiiii. Tapi ya,kita sampai rumah juga.. Habis itu mandi,makan lagi(loh?maruk)nonton tv,ngemil. Mau internet komputernya udah gak ada.. aaaaa tau gitu bawa laptop!

Akhirnya pergi juga!

Lalalala,setelah mati kebosenan dirumah berhari-hari,akhirnya kemarin pergi juga ketempat simbah. Tiga hari dua malem disana...bosen juga. Udah gak rame kayak dulu lagi sih,tinggal orang-orang tua. Jadinya yaa,diem aja disana,ga ngeh para orang tua ngobrolin apa...