Lagi : Nyanyian Nilai Raport

ohya malah belum cerita kabar raportku sekarang. hoho,hari kamis 24 des kemarin aku terima hasil kerja (sok) kerasku selama setahun. Diambilkan sama ayahanda tercintoo n aku gaikut. Dirumah saja,sedang terserang sindrom terimosa raportela(terima raport..) karena saya murid yang biasa-biasa saja,jadi wajar terkena sindrom itu.

Lalalala! Setelah bapak sampai rumah,langsung tak rebut raport sama ledger nilainya. Katanya saya ranking 8! Ih,ga percaya ah! Oke,saat itu juga ibuku langsung nanya nilai matematika saya.. Matematika aku dapet 71 ( ealah,pas2an bgt). Ya,sambil mendengarkan ibu saya bernyanyi(baca:berkomentar),aku mengurutkan ranking nilai raport,udah feeling kalau bapak ngurutinnya salah. Karena di ledger(kayak data nilai sekelas),tidak ditulis rankingnya.

Bismillah! Wokeee,bapakku salah ngurutinnya! Untung cuma melenceng dikit,katanya 8 setelah tak itung ternyata 9. Bersyukur,ga ranking 8 dari bawah.

Oh,ibu belum selesai bersenandung tohh. Dan judul lagunya sama kawan-kawan, TAKDIR MATEMATIKA. Isi lagunya,mengapa saya matematika hanya mendapat 71??? Sebuah pertanyaan yang tak berujung jawaban :D
Bagusnya,pelajaran lain TIDAK dikomentari(baca:dihargai). IPS,PKn,B Jawa. Aku kan lumayan nilainya di pelajaran itu. PKn tertinggi pula dikelas(ga sombong lho,cm lg pengen curhat),IPS juga,sama Adit juga tertinggi.
Gak bermaksud sombong lhooo,cuma berharap saya besok kalau jadi orangtua,terus anakku nilai PKn sama IPS bagus,tidak saya sepelekan walau matematika dapet 71.
Toh,kalau emang kuatnya di bidang itu,ya gapapa.

KAN SEMUA MATA PELAJARAN PENTING DAN BERGUNA.

Oh,PKn, IPS, nasibmu kini.. tidak dihargai orangtuaku. Huhuhuhuhu,sabar ya. Aku masih membanggakanmu :)

0 komentar:

Posting Komentar